"Bangsa Indonesia kehilangan salah satu tokoh yang selama ini dekat dengan kalangan pemuda. Almarhum bukan hanya pejabat negara, tetapi juga sahabat bagi banyak anak muda yang ingin belajar tentang pengabdian, integritas, dan pembangunan bangsa," Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Menurut Haris, semasa hidupnya Haerul Saleh aktif berdialog dengan kalangan aktivis kepemudaan dan mendorong generasi muda agar tidak apatis terhadap persoalan bangsa, terutama dalam mengawal pembangunan yang transparan dan berpihak kepada masyarakat.
"Beliau selalu percaya bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas pemudanya. Karena itu, beliau sering mendorong agar anak-anak muda tidak apatis terhadap persoalan bangsa dan harus ikut mengawal pembangunan yang bersih serta berpihak pada kepentingan rakyat," katanya.
Haris menilai pendekatan Haerul Saleh terhadap generasi muda menjadi salah satu faktor yang membuat almarhum dihormati berbagai kalangan. Meski menjabat sebagai anggota BPK RI, Haerul disebut tetap terbuka terhadap aspirasi pemuda dan mudah dijangkau organisasi kepemudaan.
"Beliau adalah contoh pemimpin yang tetap membumi. Banyak pemuda merasa nyaman berdiskusi dengan beliau karena selalu mendengarkan dengan serius dan memberikan pandangan yang membangun," ujarnya.
Selain aktif membangun komunikasi dengan pemuda, Haerul Saleh juga dikenal memiliki komitmen terhadap penguatan akuntabilitas dan pengawasan keuangan negara sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
KNPI mengharapkan nilai pengabdian dan integritas yang ditunjukkan Haerul Saleh dapat menjadi teladan bagi generasi muda dalam memperkuat partisipasi publik dan pengawasan terhadap pembangunan nasional.
"Selamat jalan Bang Haerul Saleh. Dedikasi dan kepedulian beliau terhadap generasi muda akan selalu menjadi teladan," kata Haris.
Sebelumnya, Haerul Saleh dikabarkan meninggal dunia usai rumahnya mengalami musibah kebakaran. Hal itu pun salah satunya dikabarkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Adapun, mendiang Haerul Saleh sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta. Kebakaran yang terjadi di kediaman Haerul yang berada di kawasan Tanjung Barat itu terjadi pada Jumat pagi.
Belasan mobil pemadam kebakaran juga sudah dikerahkan untuk mengatasi musibah yang terjadi itu.

